Tradisi Unik Para Pekerja Jepang Dalam Festival Hanami

Tradisi Budaya Jepang – Selain memiliki kultur dan seni yang sangat menarik negara Jepang juga kaya akan sebuah tradisi yang sangat unik, seperti salah satunya adalah tradisi dalam festival Hanami. Seperti yang kita telah ketahui bila didalam festival ini para masyarakat Jepang akan beramai-ramai datang dan berpesta makanan serta minuman dibawah pohon-pohon sakura yang sedang mekar, tentunya lokasi acara tidak akan cukup menampung seluruh masyarakat Jepang yang ingin datang oleh karena itu terdapat tradisi yang cukup unik dan selalu dilakukan setiap tahunnya.

Simak Juga : Sendal Tradisional Jepang Yang Disebut Geta

artforia.comSudah menjadi kebiasaan untuk memesan tempat untuk acara di Jepang seperti festival ini, semuanya serba di siapkan dengan cepat seperti kembang api dan tikar plastik berwarna biru, yang membuat tradisi unik disini adalah biasanya para kelompok pekerja kantoran akan merayakan festival ini secara bersama-sama dan sudah menjadi tradisi bila para pekerja junior yang akan menunggu dan memboking tempatnya. Masyarakat Jepang yang menjunjung tinggi sebuah rasa hormat tidak akan mengambil tempat yang sudah ditempatkan tikar sehingga anda akan melihat bila banyak tikar-tikar biru dengan sebuah nama yang menandakan bila tempat tersebut sudah dimiliki.

artforia.comartforia.comMemang sudah seperti tradisi tahunan dimana para karyawan junior akan diberi tugas unik ini selama festival hanami berlangsung, mengamankan tempat yang bagus di bawah pepohonan dan mempertahankannya. Para pekerja junior ini biasanya akan keluar lebih awal untuk memesan tempat dan kebanyakan para pekerja junior merasa tidak masalah dengan tradisi ini dan kebanyakan juga merasa lebih baik ketimbang tekanan dalam kerjaan. Cukup unik memang karena mereka terlihat duduk sendirian biasanya dengan pakaian kantor yang lengkap.

Namun terkadang para pekerja senior juga mengambil tugas ini, mereka mengatakan tidak ada salahnya bila para senior yang melakukannya karena hitung-hitung untuk bernostalgia ketika mereka junior kala itu. Pada saat ini cukup banyak para pekerja yang membawa peralatan kerja portablenya seperti laptop sehingga mereka biasanya melakukan pekerjaan selama menunggu tempat tersebut, tradisi ini sudah berlangsung selama bertahun-tahun dan memang dipercaya untuk meningkatakan hubungan dalam pekerjaan dan juga sebagai rasa hormat para junior kepada para senior dalam sebuah pekerjaan.