teh hijau | ARTFORIA

teh hijau

artforia.com

Mengenal Lebih Dekat Tentang Teh Jepang Yang Terkenal

Tradisi Budaya Jepang – Teh adalah sebuah produk yang kini sangat terkenal dari Jepang terutama untuk jenis Teh Hijau meskipun begitu catatan sejarah mengenai teh ini awalnya bukanlah di Jepang, Teh hijau adalah sejenis teh yang dibuat dari daun Camellia Sinensis yang belum mengalami proses pengelupasan dan oksidasi yang sama seperti yang digunakan untuk membuat teh oolong dan hitam. Teh hijau berasal dari China, namun produksinya telah menyebar ke banyak negara di Asia. Saat ini telah ada beberapa macam teh hijau, perbedaan jenis teh hijau itu karena beberapa proses seperti sinensis yang digunakan, kondisi petumbuhan pohon teh, metode hortikulturalnya, pengolahan produksi, dan waktu panen.

Simak Juga : Mengenal Lebih Dalam Tentang Kimono Pakaian Tradisional Jepang

artforia.comTertulis dalam sejarah bila budaya mengkonsumsi teh telah dilakukan di China pada masa pemerintahan Kaisar Shennong. Sebuah buku yang ditulis oleh Lu Yu pada tahun 600-900 M (Dinasti Tang), “Teh Klasik” (bahasa China yang disederhanakan 茶 经, bahasa Cina tradisional 茶 經, pinyin: chájīng), dianggap penting dalam sejarah teh hijau. The Kissa Yojoki (喫茶 養生 記 Book of Tea), yang ditulis oleh pendeta Zen Eisai pada tahun 1191, menjelaskan bagaimana minum teh hijau dapat mempengaruhi lima organ vital, bentuk tanaman teh, bunga dan daun, dan bagaimana menumbuhkan dan mengolah daun teh.

Meskipun begitu negara Jepang telah melakukan banyak hal dengan daun teh yang sederhana sehingga negara ini sukses menghasilkan ratusan variestas teh hijau dan nilai teh yang tinggi dalam dunia kesehatan. Macam-macam metode pembuatan teh hijau di negeri sakura ini seperti teh yang tumbuh di tempat teduh, teh yang diproses dengan uap, dikeringkan dengan sinar matahari atau pemanas, Teh yang dipetik dari kuncup, teh hijau yang dikombinasikan dengan nasi atau dibuat dengan rumput laut, teh yang dipanen pada tanggal khusus dan masih banyak lagi tentunya yang telah diciptakan oleh masyarakat Jepang hingga saaat ini. Teh adalah aspek budaya Jepang yang hidup, salah satu contohnya adalah upacara minum teh Jepang yang memperlihatkan persiapan, penyajian dan konsumsi teh menjadi bentuk seni yang menarik.

artforia.comTerdapat 28 jenis teh hasil buatan Jepang.

  1. Ryokucha
  2. Yamecha
  3. Ujicha
  4. Aracha
  5. Shincha
  6. Hachijuhachiya Sencha
  7. Sencha
  8. Fukamushicha
  9. Bancha
  10. Aki Bancha
  11. Hojicha
  12. Kabusecha
  13. Gyokuro
  14. Tamaryokucha
  15. Kamairicha
  16. Kukicha
  17. Mecha
  18. Konacha
  19. Matcha
  20. Genmaicha
  21. Tencha
  22. Sakura Tea
  23. Kombucha
  24. Mugicha
  25. Jasmine Cha
  26. Oolongcha
  27. Funmatsucha
  28. Kocha
artforia.com

CARA MEMBUAT DAN MERACIK OCHA

Artforia – Mengapa orang-orang Jepang hidup begitu lama?  Ini karena orang  Jepang diantaranya rajin mengonsumsi teh hijau atau ocha yang boleh disebut salah satu kunci hidup sehat orang Jepang. Dan memang, mengutip laporan BBC tahun 2006, satu penelitian dari Universitas Tohoku menyebut kebiasaan meminum ocha efektif mencegah manusia dari serangan berbagai penyakit, termasuk serangan jantung. Kebiasaan penduduk Jepang meminum ocha membuat mereka hanya punya risiko terkena serangan jantung 16 persen. Oleh karena itu, ngeteh yang sudah menjadi kebiasaan orang Jepang sejak berabad-abad lalu bukan sekadar tradisi, tapi juga bertalian dengan hidup sehat. Ocha mengandung antioksidan yang ampuh melawan radikal bebas pada tubuh manusia yang merupakan molekul yang sangat agresif menyerobot molekul lain yang telah berpasangan dalam tubuh, untuk kemudian membentuk molekul jahat yang jika menembus DNA dalam inti sel dapat merusak watak asli sel. Ketika itu terjadi, sel-sel yang tadinya sehat akan memperbanyak diri tanpa kendali sehingga menimbulkan gangguan kesehatan seperti katarak, kanker dan  penuaan dini.

Jepang mulai mengenal ocha pada abad 9 saat pertama kali dibawa dari Cina. Semula untuk mewarnai kegiatan-kegiatan kerohaniaan, menghirup ocha lalu menjadi kebiasaan orang-orang Jepang, sampai kini. Anda akan dengan mudah mendapati ocha di Jepang karena hampir ada di seluruh wilayah.  Tetapi area terluas di mana ocha dibudidayakan adalah Prefektur Shizuoka di mana 43,9 persen dari total produk teh hijau Jepang dihasilkan.

Sedikit panduan berikut ini bisa membantu Anda memilih teh hijau berkualitas tinggi di Jepang.

1. Air yang Anda gunakan untuk menyeduh teh pada poci harus pas. Hal tersebut penting, karena akan menentukan rasio antara banyak daun teh terhadap volume air.

2. Panaskan air sampai 70 hingga 80 derajat Celcius. Suhu tersebut meruapakan suhu ideal untuk mendapatkan ocha terbaik.

3. Tuangkan air panas yang telah mendidih ke dalam cangkir atau gelas. Biarkan sampai agak dingin.

4. Selagi air akan dingin, takar daun teh yang akan diracik. Takaran yang pas adalah 0,6 gram sencha kering untuk setiap 30 ml air panas.

5. Tuangkan air panas dari dua cangkir kecil langsung ke dalam poci, lalu seduh. Waktu seduh akan tergantung pada banyaknya teh dan suhu air. Untuk teh yang agak kental waktunya antarasatu hingga 1,5 menit. Sedangkan untuk teh yang tidak kental biasanya 30 hingga 45 detik.

6. Tuangkan teh dari poci ke dalam cangkir, sedikit demi sedikit, dari satu cangkir ke cangkir lainnya. Begitu seterusnya.