kimono | ARTFORIA

kimono

artforia.com

Mengenal Lebih Dalam Tentang Kimono Pakaian Tradisional Jepang

Tradisi Budaya Jepang – Siapa yang tidak mengenal pakaian Kimono? pada saat ini ketenaran pakaian Kimono telah sangat mendunia sama seperti batik Indonesia, namun pakaian kimono bukanlah sebuah goresan pola seperti sebuah batik pada sebuah bahan pakaian namun kimono juga mencakup bentuk dari baju itu sendiri. Kimono (着 物, き も の) adalah pakaian tradisional Jepang yang telah tercipta sejak dahulu, kata “kimono” yang memiliki arti “benda untuk dipakai, bentuk dari baju kimono ini memang sungguh unik dan berciri khas serta biasanya baju kimono digunakan untuk acara-acara tertentu pada saat ini.

Simak Juga : Mengenal Tradisi Pesta Hanami Dibawah Indahnya Bunga Sakura

artforia.comSejarah baju tradisional Jepang ini memang sudah sangat panjang, secara tampilan kimono memiliki bentuk seperti huruf T dan berjajar lurus sehingga ujungnya jatuh ke pergelangan kaki, dengan kerah dan lengan panjang yang lebar. Kimono dililitkan di sekitar tubuh dan selalu dengan sisi kiri yang diatas sisi kanan terkecuali saat dipakaikan kepada orang mati untuk dimakamkan.  Pada bagian tengahnya kimono diikat dengan sebuah ikat pinggang yang disebut Obi, yang diikat di bagian belakang. Kimono umumnya dipadukan dengan sepatu tradisional (terutama zōri atau geta) dan kaus kaki terbelah (tabi).

Saat ini, kimono paling sering dipakai wanita, terutama pada acara-acara khusus. Secara tradisional, wanita yang belum menikah memakai gaya kimono yang disebut furisode, dengan lengan yang hampir melengkung. Kini hanya beberapa wanita berumur dan para pria yang menggunakan kimono pada setiap hari. Pria memakai kimono paling sering pada saat pesta pernikahan, upacara minum teh, dan acara lainnya yang sangat khusus atau sangat formal. Pegulat sumo profesional juga sering terlihat menggunakan sebuah kimono karena mereka diharuskan mengenakan pakaian tradisional Jepang setiap saat tampil di depan umum.

artforia.comartforia.comKimono adalah jenis pakaian yang berbahan dasar sutra dan dipadukan dengan beberapa aksesoris khusus, Kimono sendiri memiliki harga yang cukup mahal jika dibandingkan pakaian-pakaian lainnya, membeli atau memakai sebuah kimono memang bukan sebuah tugas yang mudah. Perlu anda ketahui bila Kimono memiliki berbagai macam variasi kegunaannya masing-masing dengan makna simbolis dan konvensi yang berbeda-beda. Untuk memakai Kimono memang dibutuhkan keterampilan dahulu karena tidak seperti menggunakan pakaian biasa.

16 Alasan Orang Jepang dalam menggunakan Kimono.

  1. Geisha
  2. Pegulat Sumo
  3. Tampil dalam sebuah pentas seni tradisional
  4. Pada sebuah Matsuri (festival Jepang)
  5. Hanami (pesta dibawah bunga sakura yang pernah dibahas sebelumnya)
  6. Ikebana (kerajinan menghias kumpulan bunga)
  7. Upacara minum teh
  8. Beberapa Restoran Tradisional
  9. Pegawai Ryokan (Penginapan tradisional Jepang)
  10. Pegawai Toko (biasanya sejumlah toko para pegawainya menggunakan kimono agar terlihat formal)
  11. Kyudo (seni bela diri Jepang memanah)
  12. Acara pemakaman
  13. Tamu Pernikahan
  14. Groom (Budaya pernikahan agama Shinto)
  15. Acara kelulusan
  16. Shicigosan
artforia.com

Gaya Kujaku Minimalis dengan Kimono Jacket & Comme des Garcons Bag di Harajuku

Berita Fashion Jepang – Ini adalah Yoh, seorang gadis berusia 20 tahun yang merupakan asisten di merek Jepang Kujaku dan juga bekerja di CliqueTokyo.

Dia mengenakan pakaian hitam semua dengan celana turtleneck dan celana lebar dari Kujaku bersamaan dengan jaket kimono resale . Tasnya berasal dari Comme des Garcons, sepatu botnya adalah Timberland, dan dia juga memakai cincin Kujaku.

Simak Juga : Vintage Harajuku Street Styles dengan Priere, Funktique & Tokyo Bopper

Merek favorit Yoh termasuk Kujaku, Mame dan Alexander McQueen, dan dia adalah penggemar One OK Rock. Temukan dia di Twitter dan Instagram untuk informasi lebih lanjut.(tf/mi)

artforia.com artforia.com artforia.com artforia.com artforia.comCredit : Tokyofashion.com

Kimono Jepang Dan Aksesoris Steam Punk Di Jalan Harajuku

Berita Fashion Jepang – Ritsu sang model merupakan seorang pemain basis yang menyukai fasion tradisional yang dipadukan dengan gaya steam punk , perpaduan ini sangat mecolok di jalan Harajuku.

Gaya Ritsu merupakan perpaduan Kimono Jepang dengan Tyake Tyoke heels tengkorak Dan Tas tangan Gyoku. Cincin Steampunk oleh ZANARD dan dia juga menggunakan aksesoris dari Jepang dengan brand kemuri soushoku-ten (装飾店).

Simak Juga :RinRin Doll Dengan Gaya Busana Angelic Pretty Lolita Di Jalan Harajuku

Lagu favorit dia The Beatles dan Ringo Shiina. Kamu bisa menemukan ritsu di instagram untuk foto dan musik lainya.(tf/mi)

Credit : Tokyofashion.com

dunia fashion jepang | artforia.com

Chic Vintage Kimono Street Fashion Di Harajuku

artforia.com

Dunia Fashion Jepang – Saat di Harajuku, kami melihat Miki, Usako dan Emi yang semuanya sedang memakai Kimono

Di sebelah kiri, ada Miki yang mengenakan kimono bergaya vintage yang mencakupi dari Kimono putih pink, sabuk obi pink, dan jaket merah muda corak kimono, aksesorinya termasuk tas rajut warna putih, anting-anting, dan sandal geta putih, Miki juga aktif di Instagram loh.

Baca Juga : GAYA FASHION TRADISIONAL JEPANG DAN SANDAL TENGU GETA DI HARAJUKU

Di sebelah kanan, ada Usako yang memakai kimono bergaya vintage dengan nuansa antik, dengan tatanan rambut di kepang kembar, memakai komono merah dengan corak peach dan cherry blossom, corak bunga hitam kimono di obi belt dan sandal geta, serta aksesoris topi baret fuzzy merah, anting manik-manik, dan tas tangan di rantai dengan desain bunga cross stitch.

Di tengah, ada Emi yang memakai kimono biru tua denagn memakai sabuk obi berwarna kuning dan merah, serta jaket kimono berwarna ungu, dengan sepatu booties merah suede, aksesori memakai sepasang lengan abu-abu, serta anting bulu-bulu, dan juga tas tangan bulu-bulu.

thanks to TokyoFashion.com

artforia.com

Gaya Fashion Tradisional Jepang dan Sandal Tengu Geta Di Harajuku

Dunia Fashion Jepang – Saat di Harajuku, kita mendapati Hideya sedang memakai gaya busana yang cukup tradisional di budaya jepang, tampil dengan sangat mengagumkan, ia tampil dengan payung wagasa, dan sendal kayu yang tinggi sekali, yand dikenal dengan sendal Tengu Geta.

Baca JugaKAWAI PINK HARAJUKU STREET STYLE DENGAN HELLO KITTY, DISNEY, SPINNS & WEGO

Hideya juga mengenakan hakam dengan strip abu-abu, dilengkapi dengan kimono coklat, serta mantel berbordir warna hijau jaitun, kaos kaki hitam tinggi, dan sudah tentunya sendal tenga getra yang tinggi (Single-Toothed).

Untuk lebih mengetahui tentang Hideya bisa kalian ikuti Twitternya.

Thanks to TokyoFashion.com

artforia.com

Kemudahan Menyewa Kimono di Kyoto

 

Artforia – Anda mungkin telah melihat filmnya, pernah juga membaca bukunya. Sekarang, bagaimana Anda dapat menjalani kehidupan Sayuri dari “Memoirs of a Geisha” jika hanya untuk satu hari? Nah Anda bisa mewujudkannya dengan layanan sewa kimono. Dari Gion di Kyoto Timur (Prefektur Higashiyama dan Kyomizudera) ke Central Kyoto (distrik Istana Imperial) Anda dapat berubah menjadi Geisha (disebut Geiko di Kyoto) atau Maiko (geisha junior) di toko penyewaan kimono. Fitur tambahan dari toko-toko ini  Anda dapat mengenakan kimono yang anda sewa saat jalan-jalan  di sekitar kota, tidak seperti beberapa toko lainnya. Kimono wanita yang baru harganya berkisar lebih dari 1 juta yen ($ 12,500 dolar), jadi menyewa kimono merupakan alternatif yang bagus kan?

Yumeyuka merupakan tempat penyewaan kimono yang berada di Shiogama-cho ini tidak hanya menyediakan kimono dan yukata untuk perempuan saja, tapi juga hakama untuk para laki-laki. Bahkan mereka juga menyewakan kimono untuk anak-anak baik anak laki-laki maupun anak perempuan. Kimono atau yukata di Yumeyukata bisa disewa dengan harga mulai dari 3.500 yen (belum termasuk pajak) atau sekitar Rp. 440.000. Untuk paket harga ini Anda sudah bisa mengenakan yukata satu set dengan obi, geta, dan kinchaku (tas tradisional Jepang). Buat yang berpasangan bisa menyewa yukata untuk pasangan yang harga sewanya 6.500 yen. Atau jika ingin membeli, Yumeyukata juga memiliki paket sale yukata seharga 5.900 yen dan Anda akan mendapatkan yukata lengkap dengan obi, geta, dan kinchaku.

Okamoto adalah toko kimono yang telah berdiri lebih dari 180 tahun. Toko ini memiliki lebih dari 1000 koleksi kimono dan yukata untuk disewakan. Motifnya beragam, mulai dari yang antik hingga motif modern. Dengan koleksi yang begitu banyak, tentunya penyewa jadi punya banyak pilihan. Toko Okamoto pusat dan toko Okamoto cabang Kiyomizuzaka berada tidak jauh dari Kuil Kiyomizudera, hanya sekitar 1 menit jalan kaki. Jika Anda ingin ke Kuil Kiyomizudera dan ingin menyewa yukata untuk dipakaia berjalan-jalan di area Kuil Kiyomizudera, rasanya Toko Okamoto bisa jadi pilihan Anda.