Sendal Tradisional Jepang Yang Disebut Geta

Tradisi Budaya Jepang – Bila anda mengunjungi sebuah festival tradisional di Jepang dan melihat para masyarakat Jepang yang menggunakan kimono pasti juga terlihat menggunakan sebuah alas kaki yang unik terbuat dari kayu yang disebut Geta, Geta (下 駄) adalah bentuk sepatu tradisional Jepang yang menyerupai kedua bakiak atau sandal jepit. Mereka adalah semacam sandal dengan alas kayu cukup tinggi kemudian diatasnya ada penjepit kain. Mereka dikenakan dengan pakaian tradisional Jepang seperti kimono atau yukata. Kadang-kadang geta dipakai dalam hujan atau salju agar kaki tetap kering, karena bentuknya yang memiliki penopang tinggi sering kali terdengar langkah-langkah orang yang menggunakan sendal tradisional Jepang ini.

Simak Juga : Pentas Seni Boneka Bunraku Yang Terkenal Sejak Ratusan Tahun Silam

artforia.comDalam bentuknya yang paling sederhana, geta adalah sandal kayu tebal yang disangga oleh kedua batang kayu dibawahnya. Bagian bawah kayu disebut gigi (ha). Berjalan dengan gigi geta yang tunggal atau hanya satu adalah upaya melatih keseimbangan namun kebanyakan geta modern pada saat ini telah memiliki dua gigi di bagian bawah sehingga jauh lebih praktis dan seimbang.

Geta sebenarnya tidak terlalu formal. Mereka biasanya dipakai dengan yukata dengan kaki telanjang tanpa menggunakan kaus kaki. Anda akan melihat banyak orang menggunakan sendal tradisional ini pada musim panas matsuri dan kembang api. Sandal Geta tidak sesering sandal Zori yang sering digunakan dengan Kimono dan kaus kaki tabi. Terdapat sebuah geta unik yaitu Tetsu geta yang merupakan versi besi geta yang beratnya 3 sampai 5 kilogram. Mereka secara historis digunakan oleh mahasiswa seni bela diri seperti karate untuk menguatkan kaki.

Suara langkah yang diciptakan oleh sandal Geta memang sangat ciri khas dan masyarakat Jepang menyebutnya “Karankoron” dan banyak orang tua di Jepang yang mendengar suara ini seperti kembali bernostalgia ketika mereka muda dulu. Memutuskan tali pada geta adalah hal yang membawa kesialan menurut prinsip orang dulu. Maka dari itu, banyak orang Jepang yang menghindari geta dengan harga murah atau kualitas jelek.

artforia.com