Penjualan Album Single AKB48 Membuat Polemik Dalam Oricon Chart

Berita Musik Jepang – Dunia musik Jepang nampaknya tengah dilanda sebuah polemik mengenai kualitas sebuah musik dimana setelah single terbaru yang berjudul Sukinanda dari grub musik terkenal Jepang yaitu AKB48 berhasil terjual sebanyak 1 juta kopi sehingga berhasil menduduki peringkat 1 pada Oricon Chart yang juga membuat sang diva musik Jepang seperti Ayumi Hamasaki tergeser dari peringkatnya, kesuksesan ini memang banyak membuat para fans AKB48 merasa senang namun beberapa kalangan lain tidak merasakan hal yang sama terutama para penggemar Ayumi Hamasaki dan juga para fans penyanyi lainnya.

Simak Juga : Prestasi Dan Wawancara Bersama Sekai No Owari

artforia.comBanyak para penggemar lain mengatakan “AKB bukanlah seni musik sesungguhnya”, “AKB adalah grub dan Ayumi hanya sendiri”. Memang keputusan dari Oricon untuk menggabungkan antara penyanyi solo dan grub membuat banyak para penggemar merasa kebingungan, kesuksesan AKB sebenarnya sudah terbilang sejak lama dengan sistem penjualan albumnya yang menawarkan sejumlah bonus-bonus tambahan seperti kesempatan meet and great atau menjadi peserta dari pembagian grub di AKB, hal ini membuat para penggemar berat banyak yang membeli albumnya secara banyak hanya untuk mendapatkan bonusnya tersebut.

Namun strategi penjualan album seperti AKB ini sudah menjadi hal biasa semenjak tahun 2010 dimana mulai terlihat banyak para penyanyi menggunakan cara ini, seperti misalnya Taylor Swiff yang memberikan undian hadiah tiket pada tur konsernya kepada beberapa pembeli albumnya yang beruntung. Sebenarnya hal ini juga terjadi pada dunia musik korea atau K-pop dan nampaknya strategi ini menjadi akhir cerita dari tangga musik tradisional yang hanya murni dari penjualan album saja tanpa adanya bonus-bonus pemikat, strategi penjualan ini memang dikatakan sangat memberikan keuntungan bagi para penggemar namun dibalik semua itu menurut beberapa sumber sangat diluar konteks kualitas sebuah musik.