Mengenal Chochin Sebuah Lampion Tradisional Jepang

Seni Budaya Jepang – Lampu kertas atau disebutnya lampion merupakan sebuah lampu tradisional yang digunakan pada negara-negara bagian asia terutama untuk negara China, Jepang dan Korea tentunya setiap negara tersebut memiliki ciri khas masing-masing dalam menamakan dan juga menghias lampion mereka. Jepang sebagai negara yang sangat menjaga tradisinya tentu masih menggunakan dan menghiasi area-area sekitar terutama pada tempat-tempat ibadah seperti kuil-kuil dan pada sebuah acara festival.

Mengenal Chochin Sebuah Lampion Tradisional JepangDi Jepang lampu kertas ini memiliki nama atau disebut Chochin yang tentunya telah dibuat oleh masyarakat Jepang mulai pada era tahun 1085. Mereka dibuat secara tradisional dengan bingkai bambu yang dilapisi sutra atau kertas. Hebatnya, chochin tradisional bisa dilipat rata untuk penyimpanan. Ini adalah contoh karya yang sangat kreatif dalam desain awal Jepang.

Simak Juga : Mengenal Taiko Sebuah Hobi Musik Tradisional Jepang

Mengenal Chochin Sebuah Lampion Tradisional JepangMengenal Chochin Sebuah Lampion Tradisional JepangChochin juga digunakan untuk menghias tempat suci, kuil dan tempat-tempat bisnis seperti sebuah kedai makanan. Mereka terutama terkait dengan tempat minum tradisional seperti izakaya yang biasanya memiliki chochin merah di depan dengan nama bisnis yang ditulis dengan shoji kaligrafi. Di zaman modern, chochin terbagi menjadi beberapa kualitas dari kualitas yang terbaik sampai chochin yang murah dengan plastik biasa. Terdapat sebuah festival juga yang mengkhususkan untuk lampion ini dengan nama Dai-Chochin matsuri yang dilangsungkan pada kuil Suwa.

Mungkin chochin yang paling terkenal di Jepang adalah lentera besar yang tergantung di gerbang guntur pada kuil Sensoji di Tokyo. Beratnya mencapai 700 kilogram, atau sekitar 1.540 kilogram dan dibuat dengan bambu kelas tinggi dari Kyoto. Chochin telah terbiasa menyalakan cahaya malam selama ratusan tahun untuk masyarakat Jepang dan memiliki tempat khusus dalam budaya Jepang. Banyak festival Jepang melibatkan dekorasi dari lampu indah ini dan jalan-jalan yang dipenuhi oleh lampu ini pada malam-malam spesial menjadi hal yang sudah biasa di negeri sakura. Dalam jumlah besar tentu lampu tradisional ini memberikan pencahayaan yang indah dibandingkan lampu-lampu modern.