Legenda Burung Houou Pembawa Berkah

artforia.com

Seni Budaya Jepang – Sebagian binatang mitos atau legenda tentunya selalu ada pada sebagian negara seperti di Indonesia umpamanya dengan sosok burung Garuda nah di Jepang juga memilikinya tapi negeri sakura ini memiliki banyak sekali mahkluk-mahkluk mitos yang benar-benar menarik untuk diceritakan dan salah satunya yang akan kami ceritakan yaitu perihal Burung Legenda Houou, menurut cerita legenda burung ini berbulu benar-benar cantik dan juga berbentuk seperti burung cenderawasih dengan warna bulu yang berjenis-jenis-variasi dan ukuran yang lebih besar.

Simak Juga : MITOLOGI JEPANG

Houou (鳳凰) sesungguhnya yaitu makhluk yang menurut dengan burung Phoenix di China. Di China, mereka disebut sebagai 鳳 Fèng (Phoenix laki – laki) dan 凰 Huáng (Phoenix perempuan). Sementara itu, di Jepang mereka disebut sebagai 鳳 Hou (Phoenix laki – laki) dan 凰 Ou (Phoenix perempuan), burung Houou mulai familiar pada saat Waktu Heian. Sebagian menggambarkannya seperti Phoenix dari China, sebagian menggambarkannya dengan berbeda. Jikalau dalam penggambarannya dalam mitologi China Fenghuang memiliki latar bambu, maka Houou ditunjukkan memiliki latar bunga sakura dan crysanthemums.

artforia.com

Houou ditunjukkan benar-benar jarang muncul. Dia cuma muncul di tempat yang tenteram. Dibeberkan sebagai makhluk yang sakral, banyak cerita yang mengatakan saat Houou terbang, maka angin akan stop malahan burung – burung yang lain dan serangga malahan ikut serta membisu. Tempat yang didatangi Houou diandalkan akan menjadi tempat yang tenteram, aman, sejahtera, dan penduduknya selalu dilingkupi oleh kebahagiaan dan perlindungan. Ketidakhadiran Phoenix Jepang itu selalu dianggap sebagai petunjuk bagus yang akan membawa suatu pembaharuan selangkah lebih maju. Burung sakral itu diberitakan akan menghilang terbang ke surga saat terjadi peperangan di mana – mana. Houou bersama dengan Kirin sering kali disebut – sebut sebagai binatang paling suci di Jepang.

Berdasarkan cerita Houou yaitu makhluk yang cinta ketenteraman. Mereka tidak mengganggu makhluk hidup lainnya dan cuma makan bibit bambu. Makhluk cantik itu memiliki ekor yang seperti burung merak. Ekornya memiliki lima warna yaitu putih, hitam, merah, kuning, dan biru yang melambangkan kayu, api, bumi, metal, dan air. Karena kepopulerannya, burung yang satu itu sering kali dibuat motif atau lambang di negara bunga sakura. Patung Hōō yang paling familiar dapat diamati di atap Byōdō-in Hō-ō-do, Kyoto. Patung hal yang demikian terbuat dari tembaga dan memiliki tinggi satu meter. Pada abad ke 13 sampai abad 19, desain Hōō menjadi populer dan biasanya dapat ditemukan di kotak perak atau emas. Dikala ini, teladan Hōō juga banyak menghiasi kimono – kimono atau lukisan cantik dari Jepang.