Kenali Street Fashion Jepang Yang Memiliki Banyak Jenis

Berita Fashion Jepang – Dunia memandang Jepang memang sebuah negara yang sangat fashionable tetapi sebagian hanya mengetahui tentang Kimono dan Seragam sekolah saja yang ternyata negeri sakura memiliki segudang jenis fashion yang mungkin anda belum ketahui, Harajuku street menjadi tempat dimana para masyarakat Jepang terutama remaja jepang memerkan fashion mereka, bila anda telusuri lebih mendalam tentang fashion street di Jepang kini mencapai 15 jenis dan tentunya akan terus bertambah mengikuti era zaman dan juga imajinasi seseorang dalam dunia fashion.

Simak Juga : Tampil Kawai Bergaya Anak Sekolah Jepang Dengan Lucy Pop

Dikabarkan bila fashion street di Jepang mulai digemari berkat seorang Photographer dan juga pembuat majalah STREET bernama Shoichi Aoki pada tahun 1997, semenjak itu fashion street mulai gemar dilakukan dan banyak sekali warga Jepang yang keluar menggunakan busana modis mereka sebagai budaya dari fashion street itu sendiri, pada majalah-majalah tokyo harian terkini fashion street Jepang akan selalu dihadirkan dengan tema-tema yang berbeda setiap musimnya.

artforia.comartforia.comartforia.comartforia.com

Berikut ini daftar ke 15 fashion street di Jepang menurut survey yang ada.

1. Lolita

Pada jenis fashion street yang 1 ini terbagi menjadi 5 jenis yaitu adalah Gothic Lolita, Sweet Lolita, Punk Lolita, Classic Lolita, Kodona. Pada setiap jenis tersebut tentu memiliki konsep gaya Lolita yang berbeda seperti misalnya Gothic Lolita yang tampil dengan sentuhan Easter dan Victorian yang begitu kuat atau juga Sweet Lolita yang tampil seperti anak kecil dengan warna-warna cerah.

2. Gangguro

Tampilan fashion yang 1 ini terlihat cukup unik dengan make up yang tebal dan biasanya para wanita Jepang yang berfashion ini akan menggelapkan kulit mereka menjadi cokelat, Gangguro merupakan sejenis fashion Gyaru tetapi memiliki kategori lain. model fashion ini sempat terkenal dan meledak pada tahun 1990 sampai 2000.

3. Gyaru

Sama seperti Gangguro dengan make up tebal dan terinspirasi dari fashion barat hanya saja tidak menggelapkan kulit mereka dan fashion ini lebih awal populer ketimbang Gangguro yaitu pada tahun 1970an.

4. Kogal

Tampilan kogal (kogyaru) didasarkan pada seragam sekolah tinggi, tapi dengan rok yang lebih pendek, kaus kaki longgar, dan rambut yang sering diwarnai dan syal juga. Gadis-gadis itu terkadang menyebut dirinya gyaru (gals). Gaya ini menonjol di tahun 1990an, namun sejak saat itu telah menurun.

5. Decora

Gaya Decora berasal pada akhir 1990-an / awal tahun 2000an dan meningkat popularitasnya di Jepang. Pakaiannya biasanya berwarna hitam, pink gelap atau pink bayi, tapi warna neon lainnya pun bisa diterima.

6. Kuroi Niji

Kuroi Niji berarti “Black Rainbow” dan gayanya adalah perpaduan antara benda-benda dari scene hitam dan warna pelangi.

7. Visual Kei

Visual kei adalah gaya yang diciptakan pada pertengahan 1980-an oleh musisi Jepang yang terdiri dari riasan mencolok, gaya rambut yang tidak biasa dan kostum flamboyan, mirip dengan batu glam Barat dan logam glam. Androgini juga merupakan aspek populer dari gaya. Beberapa seniman yang menggunakan fashion ini yaitu seperti X Japan, Luna Sea, Versailles, The Gazette, Mejibray, Royz, L’Arc en Ciel, An Cafe, Malice Mizer, dan Diaura.

8. Oshare Kei

Oshare kei adalah versi lain dari Visual kei dan dipandang sebagai gaya yang paling modis dan mutakhir. Gaya ini banyak berfokus pada pencampuran pola, warna terang dan elemen punk yang berbeda untuk menciptakan tampilan yang unik. Tidak seperti Visual kei, karena make upnya terfokus pada bagian mata saja. Sama seperti Visual Kei, Oshare kei telah banyak dipengaruhi oleh seniman musik. Beberapa diantaranya termasuk An Cafe, Panic Channel, Ichigo69, Lolita23q, SuG, Delacroix, LM.C, dan Aicle.

9. Angura Kei

Angura kei adalah versi dari Visual Kei yang gelap. Pakaian bergaya cenderung kebanyakan hitam, tapi dengan paku dan rantai. Make-up dipakai gelap dan berat. Gayanya sudah dibandingkan dengan goth modern. Seperti dua gaya lainnya yang disebutkan, Angura kei sangat dipengaruhi oleh musik underground dengan nama yang sama. Beberapa yang paling terkenal termasuk MUCC, Floppy, Guniw Tools, Metronome dan Nookicky.

10. Cult Party Kei

Fashion Cult party Kei yang dinamai menurut Hamajuku shop Cult Party (sekarang dikenal sebagai Perawan Maria), adalah gaya baru yang relatif baru yang didasarkan pada artefak religius Barat seperti salib atau Alkitab. Aspek umum meliputi salib yang tertaut dalam benang, lapisan kain dengan warna lembut, banyak renda krem, busur satin dan cetakan alkitabiah. Make-up dan gaya rambut tidak seperti di atas sebagai gaya lainnya. Sebenarnya, pesta kultivasi kei sering dipakai dengan make up natural tanpa penekanan lebih besar pada mata dan rambut sederhana dengan mawar. Sebagian orang menganggap bila Cult Party kei ini sebagai versi lain dari dolly kei.

11. Dolly Kei

Dolly kei adalah sebuah gaya yang didasarkan oleh pandangan Jepang tentang Abad Pertengahan dan dongeng Eropa, terutama Brothers Grimm dan Hans Christian Andersen. Ini termasuk banyak pakaian bergaya vintage dan terkadang memiliki simbol religius.

12. Fairy Kei

Seperti namanya Fairy Kei fashion yang memang mengkonsepkan gaya seperti seorang peri, gayaterlihat seperti anak kecil dengan pakaian terdiri dari warna pastel (seperti lavender, baby blue, pink muda, hijau mint, kuning pucat, dll.), Motif, elemen, dan mainan bayi, elemen dan aksesori dari jalur mainan Barat pada tahun 1980an dan awal 1990an, seperti My Little Pony, Strawberry Shortcake, Rainbow Brite, Popples, Lady Lovely Locks, Barbie, Wuzzles, dan Care Bears. Rambut pastel berwarna biasa meski rambut alami juga populer, rambut biasanya tetap simpel dan dihiasi dengan warna imut atau pastel.

13. Mori Girl

Mori Girl yang Mori memiliki arti hutan dalam bahasa Jepang adalah fashion yang menggunakan lapisan pakaian yang lembut dan longgar seperti gaun melayang dan kardigan. Ini menempatkan penekanan pada kain alami (katun, linen, wol) dan aksesori buatan tangan atau vintage dengan tema alami. Skema warna cenderung ringan dan netral, namun pola seperti motif gingham dan motif bunga juga bisa digunakan. Dari segi gaya rambut, poni (sering keriting) dan kepangnya sangat populer. Gayanya mirip dengan dolly kei karena tujuannya adalah untuk menciptakan penampilan seperti boneka, namun dengan cara yang lebih santai dan cinta alam.

14. Kimono Style

Untuk gaya fashion satu ini mungkin tidak perlu banyak dijelaskan lagi karena memang rata-rata orang luar mengetahui baju Kimono yang menjadi simbol negara Jepang, biasanya para remaja Jepang menggabungkan pakaian kimono dengan aksesoris-aksesoris modern sehingga tampil lebih unik dan bergaya.

15. Bosozoku

Pada tahun 1990 fashion Bosozoku memang belum populer, tampilan bōsōzoku yang stereotip sering digambarkan, dan bahkan karikatur, dalam banyak bentuk media Jepang seperti anime, manga dan film. Anggota bōsōzoku yang khas sering digambarkan dalam seragam yang terdiri dari jumpsuit seperti yang dikenakan oleh pekerja kasar atau tokko-fuku (特 攻 服), tampilannya seperti mantel militer dengan tulisan-tulisan Kanji agar terlihat lebih keren dan juga biasanya dipadukan dengan sepatu-sepatu Boots tinggi.

Bagaimana sahabat Artforia setelah mengetahui fashion street di Jepang ini apakah tertarik untuk mencoba salah satunya??.