Fungsi Sebuah Topeng Dalam Seni Budaya Jepang

Seni Budaya Jepang – Jepang merupakan negara yang juga memiliki tradisi dalam menggunakan sebuah kostum dalam merayakan acara tradisionalnya, Topeng merupakan bagian yang cukup banyak digunakan dalam sebuah acara-acara tradisional di Jepang. Di daerah perkotaan, anda akan melihat cukup banyak orang yang memakai masker kesehatan untuk menghindari alergi cedar atau flu. Namun tradisi menggunakan penutup muka memang telah menjadi bagian dari diri orang-orang Jepang. Sebagian besar orang Jepang mengakui bahwa mereka menikmati rasa privasi yang didapatkan dalam menggunakan sebuah masker ataupun topeng.

Diluar masker kesehatan tentunya kehidupan tradisional Jepang jauh lebih banyak memiliki penutup-penutup muka atau topeng yang digunakan, seperti 5 Topeng tradisional Jepang yang paling dikenal dibawah ini.

Simak Juga : 6 Komunitas Masyarakat Jepang Terbesar Di Beberapa Negara

 

Kitsune

Fungsi Sebuah Topeng Dalam Seni Budaya JepangKitsune merupakan bahasa Jepang untuk seekor hewan rubah dan sosok rubah di Jepang memang sering diceritakan memiliki banyak kekuatan mistis, oleh karena itu beberapa tradisi dalam acara tradisional Jepang menggunakan topeng berbentuk rubah untuk menghormati hewan suci tersebut. Ketenaran topeng Kitsune ini telah tersebar luas di Jepang sehingga sering sekali para toko-toko merchandise menjualnya juga untuk para wisatawan dan beberapa negara lain pun saat ini telah memperjual belikan topeng bergaya ini.

 

Oni

Fungsi Sebuah Topeng Dalam Seni Budaya JepangOni merupakan sosok iblis Jepang atau juga seorang raksasa. Mereka adalah mahkluk jahat yang diyakini sering menakuti-nakuti orang. Sosok mereka sering kali ditampilkan dalam sebuah topeng, dan topeng Oni terkadang tampil sangat menakutkan tetapi juga ada yang lucu. Festival Jepang Pedesaan sering melibatkan penduduk setempat untuk mengenakan topeng oni. Salah satu festivalnya yaitu festival setsubun, ayah dan ibu di seluruh Jepang memakai topeng oni dan mencoba menakut-nakuti anak-anak mereka dan para anak-anak diharuskan melemparkan sebuah kacang untuk menakut-nakuti para iblis.

 

Mempo

Fungsi Sebuah Topeng Dalam Seni Budaya JepangSamurai mengenakan topeng ke dalam pertempuran yang dikenal sebagai Mempo. Ini dirancang untuk melindungi wajah dan menyerang teror kepada musuh. Mereka dibuat oleh pengrajin khusus untuk menyesuaikan kepribadian dan preferensi masing-masing samurai.

 

Noh

Fungsi Sebuah Topeng Dalam Seni Budaya JepangNoh adalah sejenis drama musikal tradisional Jepang. Semua karakter didalam drama tersebut akan dimainkan oleh para pria sehingga untuk memainkan karakter wanita dan pria tua diharuskan menggunakan sebuah topeng. Di zaman modern saat ini, aktor perempuan telah diperbolehkan untuk ikut berpartisipasi dalam acara Noh namun topeng tradisional masih digunakan untuk karakter wanita. Tampilan topengnya sendiri cukup rumit dimana topeng ini akan terlihat memiliki ekpresi berbeda bila dipandang dengan sudut-sudut yang berbeda.

 

Tengu

Fungsi Sebuah Topeng Dalam Seni Budaya JepangPerannya sama seperti topeng Oni dimana topeng Tengu juga digunakan pada saat festival-festival atau acara tertentu yang diadakan di Jepang. Sosok dari Tengu itu sendiri dipercaya adalah makhluk Jepang mitos yang secara historis dianggap sebagai iblis yang selalu membawa masalah. Namun kepercayaan tersebut mulai melunak selama berabad-abad dan kehadiran Tengu sekarang juga dihormati sebagai pelindung hutan dan pegunungan suci. Tengu pada awalnya diwakili sebagai makhluk mirip burung namun seiring berjalannya waktu berkembang tampak manusia dengan hidung raksasa. Topeng Tengu selain digunakan pada beberapa festival juga merupakan hiasan yang populer untuk menghiasi kuil dan bisnis seperti restoran di Jepang.